Sesuat dengan namanya. Petra keras kepala seperti batu karang. Masa kecilnya pun keras karena ia ditolak oleh keluarganya. Ia memang tak secantik kakak pertamanya, Joana. Dan tak sepintar kakak keduanya, Helen. Dan, orangtuanya tak senang mendapatkan anak ketiga lagi-lagi perempuan, di saat ekonomi mereka tak terlalu baik. Tapi ia punya hati yang baik. Pertemuannya dengan Yohanes telah mengubah hidup Petra karena pria itu punya kepercayaan bahwa suatu hari gadis itu akan menjadi seorang yang luar biasa melebihi kedua kakaknya.
Tak pernah dibayangkan Petra bahwa ia akan berhubungan dengan dua orang pria kakak beradik yang seayah lain ibu. Yang satu adalah pria yang kejam dan tak berperasaan., tapi menjadi orang pertama yang mengukir cinta di hatinya Yang satu lagi selalu menjadi penolongnya di saat ia tertimpa masalah.
Keduanya berperan besar dalam mengubah masa depan Petra. Dan tanpa Petra sadari, sebuah Kekuasaan Yang Lebih Tinggi telah memilih wanita itu untuk menjadi si Merah, yang kelak akan menolong banyak sekali orang. Khususnya di Indonesia. Bagaimana dengan kisah cinta Petra? Siapa yang dipilihnya, Nathan sang kakak yang berkuasa, atau Jimmy sang adik yang selalu menyelamatkannya?